Apakah kamu pernah mendapatkan pujian yang terasa aneh seperti sebuah sindiran? Perilaku ini sering disebut sebagai pasif-agresif, yang biasanya dilakukan dengan sengaja untuk memicu emosi.
Menariknya, cara orang menangani situasi yang tidak jelas ini bisa menunjukkan seberapa pintar mereka secara intelektual dan seberapa dewasa mereka secara emosional.
Orang yang memiliki IQ tinggi biasanya tidak suka membuang tenaga untuk merespons seperti anak-anak.
Mereka punya rencana yang baik supaya tidak terlibat dalam masalah yang tidak perlu. Dirangkum dari laman YourTango,
berikut adalah 5 cara orang yang memiliki IQ tinggi menghadapi ejekan menurut psikologi.
1. Menarik Napas Dalam untuk Memberi Jeda Berpikir
Ketika seseorang menerima sindiran, tubuhnya secara otomatis mengaktifkan mode bertarung atau melarikan diri karena merasa terancam dalam situasi sosial.
Namun, orang yang memiliki IQ tinggi tidak akan segera menunjukkan rasa kesalnya. Mereka memilih untuk menarik napas dalam-dalam dan memberi waktu sejenak untuk berpikir sebelum menjawab.
Penelitian di Psych Journal menunjukkan bahwa jeda tersebut memberikan kesempatan bagi otak untuk menganalisis situasi dengan cara yang logis sehingga respons yang diberikan tidak membuat keadaan semakin buruk.
Mereka menyadari bahwa tingkah laku itu berasal dari rasa tidak aman atau masalah pribadi orang tersebut, jadi mereka tidak menganggapnya terlalu serius.
2. Menerima Sindiran sebagai Pujian Tulus
Salah satu cara pintar dan berbeda yang dilakukan oleh orang-orang ber-IQ tinggi adalah menganggap sindiran itu seolah-olah adalah pujian yang tulus.
Mereka hanya tersenyum dan berkata, "Terima kasih banyak!" dengan santai. Menurut penelitian di Personality and Social Psychology Bulletin, cara merespons ini membantu mengubah cara kita melihat seluruh interaksi untuk menjaga harga diri kita.
Dengan tidak mempedulikan niat jahat di balik kata-kata itu, sindiran akan kehilangan kekuatan dan tidak bisa menyakiti lagi.
3. Mengabaikan untuk Menenangkan Suasana
Mereka yang memiliki IQ tinggi sangat menghargai waktu dan energi pikirannya.
Jika mereka menyadari bahwa orang yang mereka ajak bicara hanya ingin mendapatkan perhatian, maka mereka akan memilih untuk bersikap acuh tak acuh, menertawakannya seolah itu hanya lelucon biasa, atau langsung mengubah topik pembicaraan.
Sebuah penelitian dari Universitas John Hopkins menunjukkan bahwa seiring waktu, manusia akan menjadi lebih efektif dalam belajar memisahkan mana yang perlu diperhatikan dan mana yang tidak.
Tindakan untuk tidak memperhatikan ini menunjukkan bahwa mereka berpikir bahwa pendapat negatif itu tidak pantas untuk dijawab sama sekali.
4. Membahasnya Secara Langsung dan Tenang
Jika sindiran sudah terlalu jauh atau berasal dari orang-orang dekat seperti teman kerja atau sahabat, mereka lebih memilih untuk menyelesaikannya dengan cara langsung.
Mereka akan menyampaikan ketidaknyamanan dengan cara yang tenang dan masuk akal, bahkan dapat membantah argumen yang hanya satu sisi dengan bukti yang jelas.
Menurut ahli hubungan, Anna Thea, orang yang bersikap pasif-agresif sering kali menggunakan cara menarik diri atau mengatakan "terserah" ketika mereka dihadapkan pada suatu situasi.
Orang yang pintar tidak akan tergoda dan tetap berpegang pada prinsipnya, sehingga mereka menunjukkan bahwa sikap tersebut tidak bisa diterima, sambil memberikan kesempatan untuk memperbaiki perilakunya.
5. Menentukan Batasan dan Berani Menjauh
Orang yang cerdas memahami interaksi sosial dengan baik.
Psikiater Judith Orloff menjelaskan bahwa perilaku pasif-agresif seringkali berasal dari lingkungan yang tidak sehat di masa lalu, di mana menunjukkan kemarahan secara langsung dianggap tidak aman.
Akibatnya, mereka menyesuaikan diri dengan cara menyerang orang lain secara diam-diam untuk mendapatkan kekuasaan.
Orang yang pintar tahu perbedaan antara bercanda dengan cara yang baik dan sindiran yang tidak baik yang ditutupi dengan kata-kata, "Sensi banget, kan cuma bercanda!".
Jika menghadapi situasi dengan tenang tidak mengubah keadaan, mereka tidak akan ragu untuk menjauh dan mengurangi interaksi demi menjaga kesehatan mental mereka.
Dlocknesia, inilah beberapa cara untuk merespons sindiran yang sering dilakukan oleh orang-orang yang memiliki IQ tinggi.
Walaupun sulit untuk tetap tenang dalam situasi yang bisa membuat emosi muncul, memberikan respons yang bijak bisa membantu kita terhindar dari drama yang melelahkan.
Dari lima poin yang sudah disebutkan, cara mana yang paling sering kamu gunakan ketika menghadapi situasi yang sama?
